BIOPORI

 Biopori
Musim hujan telah tiba, Ibu Kota banjir lagi. Sebenarnya tak hanya Ibu Kota saja yang mengalami kebanjiran setiap musim hujan. Kini Malang juga sering dilanda banjir saat musim hujan. Coba kita tengok jalanan veteran saat terjadi hujan lebat, apa yang terjadi sobatEH? banjir yang terjadi sobatEH, banyak jalanan yang menjadi “kali dadakan” saat terjadi hujan. Di Kota Malang tidak hanya jalan Veteran yang sering banjir. Hal ini terjadi karena kurangnya daerah resapan air tanah dan juga daya resap tanah yang sangat kurang terhadap air karena aspal. Untuk membantu penyerapan air untuk menanggulangi genangan air saat ini telah digunakan BIOPORI.

Opose Biopori Iku? (Apasih Biopori itu?)
Berasal dari kata bio: organisme dan pori: rongga atau lubang. Biopori adalah sebuah metode resapan air dengan membuat lubang pada tanah dengan memanfaatkan mikroorganisme. Lubang ini biasanya memiliki kedalaman 80 - 100 cm dengan diameter 10 – 30 cm dan dapat diisi dengan dedaunan atau sampah organik lainnya dan dimanfaatkan sebagai tempat pembuatan pupuk kompos. Dengan perhitungan geometri tabung sederhana akan didapatkan bahwa lubang akan memiliki luas bidang penyerapan sebesar 3,220.13 cm persegi. Tanpa biopori, area tanah berdiameter 10 cm hanya memiliki luas bidang penyerapan 78 cm persegi.

Sejarah Singkat Biopori (Jangan sekali – kali melupakan sejarah)
Waktu itu Ir. Kamir R. Brata, Msc dari Institut Pertanian Bogor (IPB) sedang duduk bersantai di ruang keluarga sambil menikmati secangkir teh hangat dan biskuit lemon (DRAMATISASI), kemudian muncul mengenai sebuah gagasan untuk menanggulangi genangan air akibat hujan yaitu biopori. Konsep dari biopori adalah dengan memanfaatkan aktivitas organisme kecil dan sejumlah mikroorganisme untuk menguraikan sampah organik di dalam lubang
Menurut dia, makhluk-makhluk kecil yang hampir tidak pernah terpikirkan oleh kita ini membuat lubang-lubang kecil di dinding lubang selama proses penguraian. Dan dalam waktu 2-4 minggu, proses penguraian menghasilkan pupuk yang berguna sebagai nutrisi tanaman dan menyehatkan tanah.

Manfaat Biopori
  • Mencegah terjadinya banjir : Lubang resapan biopori mampu memaksimalkan resapan air, dari permukaan yang sulit ditembus air menuju bagian tanah yang mudah menyerap air.
  • Membuat pupuk kompos : Sampah organik yang dimasukkan kedalam lubang akan menghasilkan kompos dan biopori juga bisa mengurangi sampah organik.
  • Membuat tanah menjadi lebih berkualitas : Adanya sampah organik di lubang akan menjadi protein di dalam tanah.

Cara Pembuatan Lubang Biopori
  1. Buat lubang silinder secara vertikal ke dalam tanah sekitar 100 cm dengan diameter 10 – 30 dan jarak antar lubang antara 50 – 100 cm.
  2. Mulut lubang bisa diperkuat dengan semen dan dinding lubang bisa diperkuat dengan pipa yang dilubangi agar tidak longsor.
  3. Isi lubang dengan sampah organik dan selalu tambahkan sampah organik karena proses pelapukan.
  4. Untuk tambahan informasi: kompos bisa diambil setiap akhir musim dan jumlah lubang biopori yang ada sebaiknya dihitung berdasarkan besar kecil curah hujan, laju resapan air dan wilayah yang tidak meresap air dengan rumus = intensitas hujan (mm/jam) x luas bidang kedap air (meter persegi) / laju resapan air perlubang (liter / jam). (TAC)


-------Semoga bermanfaat--------

INI AKSIKU! MANA AKSIMU?










SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. Powered by MalangPromo.com

    Tiket Promo
    Harga Promo
    Tiket Pesawat
    Promo Giant
    Promo Tupperware
    Tupperware Promo
    Tiket Promo Pesawat
    Promo Minggu Ini

    Menerima jasa submit backlink ke 100 Blog dalam satu hari
    Hubungi kami via email : cs@malangpromo.com

    Sedia software autocomment for blog Wordpress/Blogspot/Thumblr Info lebih lengkap kunjungi MalangPromo.com

    ReplyDelete